Banyak hal yang pasti akan jadi pertimbangan jika menghapuskanya. Penghapusan outsourcing bisa berdampak buruk bagi pertumbuhan ekonomi kita.
Alasannya adalah semakin tingginya angka pengangguran akibat kita memangkas rantai ketenagakerjaan.
Bertahun-tahun para pejuang tenaga kerja kita meminta penghapusan Outsourcing dan menunjukan penolakan mereka. Tapi, sampai sekarang belum banyak hal berarti terjadi.outsourcing masih tetap mengibarkan benderanya.
belum lagi dengan tingkat kemiskinan yang tinggi di Indonesia yang menyebabkan para tenaga kerja kita mau tidak mau suka tidak suka tetap menunjukan tingginya minat terhadap Outsourcing, jika mereka tidak bekerja secara outsourcing maka mereka tidak bisa menghidupi keluarga mereka. Demikian juga perusahaan mereka pasti lebih memilih tenaga kerja Outsourcing untuk menekan cost biaya produksi.
Sebagai seorang tenaga kerja Outsourcing saya juga merasakan tidak menyenangkanya jadi tenaga kerja Outsourcing. Tapi apa yang dapat kami lakukan untuk menolaknya? keterbatasan kami oleh ekonomi yang menghimpit jadi alasan kami untuk mau tidak mau menerima saja.
Bagi saya, tidak masalah jika Outsourcing tetap ada, tapi dengan
catatan Negara harus membuat Undang-Undang yang menjadi rambu rambu bagi
perusahaan pengguna jasa Outsourcing dan perusahaan Outsourcing agar
para tenaga kerjanya tidak merasa dirugikan.
karena setiap tenaga kerja berhak untuk mendapatkan Upah yang layak, jam kerja yang layak dan kondisi kerja yang layak.
Bagi para Pengusa Negara, lihatlah betapa terpuruknya kami rakyatmu.
Bagi para Wakil Rakyat, Jadilah wakil yang mengerti dam memahami ingin kami yang kau wakili.
Bagi para Pengusaha, ingatlah tanpa kami para tenaga kerja perusahaanmu tidak akan berjalan.
Bagi para Tenaga Kerja, Tetaplah semangat dalam bekerja, yakinlah akan datang saatnya kita mendapatkan Hak-Hak kita sebagai Tenaga Kerja.
Selamat Hari Buruh,
SASP
#hujandibulandesember
karena setiap tenaga kerja berhak untuk mendapatkan Upah yang layak, jam kerja yang layak dan kondisi kerja yang layak.
Bagi para Pengusa Negara, lihatlah betapa terpuruknya kami rakyatmu.
Bagi para Wakil Rakyat, Jadilah wakil yang mengerti dam memahami ingin kami yang kau wakili.
Bagi para Pengusaha, ingatlah tanpa kami para tenaga kerja perusahaanmu tidak akan berjalan.
Bagi para Tenaga Kerja, Tetaplah semangat dalam bekerja, yakinlah akan datang saatnya kita mendapatkan Hak-Hak kita sebagai Tenaga Kerja.
Selamat Hari Buruh,
SASP
#hujandibulandesember
Tidak ada komentar:
Posting Komentar