Rabu, 16 Agustus 2017

Penyakit Kambuhan

Aku memaafkan, tapi tidak melupakan.

Banyak orang yang bilang begitu.
Saat kita tersakiti, memang sulit rasanya memaafkan. Apalagi harus melupakan.

Tapi dengan cara kita tidak memaafkan sebenarnya kita malah menciptakan bom waktu di dalam hati kita sendiri.
Percayalah kita tidak akan pernah hidup dengan bahagia saat kita menyimpan amarah.

Biarkanlah amarahmu menguap seperti air dilautan, biarkan dia menggapai langit. Suatu saat dia akan turun lagi menyirami tanah gersang, memberikan kesempatan baru bagi rerumputan yang lelah terbakar teriknya matahari.

Seharusnya begitu.

Memaafkan saja sudah berat bagi kita. Apalagi harus melupakan.

Tapi percaya
Kita harus memafkan,
Saat kita memaafkan hati ini tak lagi terbebani.

Tapi memaafkan saja tak cukup, kita harus melupakan.
Karna kalau kita tidak melupakan, memaafkan akan jadi hal yang sia sia, amarah akan kembali datang mengusik saat kita teringat kesalahan. Jadi ini hanya akan jadi seperti penyakit kambuhan.

Maka, saat dirimu melepaskan.
Pastikan kau memaafkan dan melupakan agar hati benar benar terbebas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar