Seandainya saja aku adalah angin,
Yang setiap saat dapat membelai lembut wajahmu saat aku merindukamu.
Seandainya saja aku adalah matahari,
Yang setiap hari jadi yang pertama menyapa hari hari indahmu.
Seandainya saja aku air dalam kolam,
Yang tak ikan tak akan pernah bisa hidup tanpanya.
Tapi aku bukan angin yang berhembus dengan lembut,
Aku bukan matahari yang menyinari harimu,
Kau juga bukan ikan yang bituh air.
Aku hanya sebongkah batu ditepi jalan,
Yang setiap hari melihat orang lalu lalang tanpa pernah menyadari keberadaanku,
Sesekali tergilas roda roda pedati,
Aku hanya rumput liar yang tumbuh ditepi jalan,
Terinjak dan terlupakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar